Apakah Anda merasa website bisnis Anda mulai “berdebu”? Konten terakhir diupdate setahun lalu, plugin menumpuk minta diperbarui, dan performa loading makin lambat? Jika iya, mungkin Anda sedang berpikir untuk merekrut seseorang untuk mengerjakannya. Tapi, apa sebenarnya tugas admin website itu?

Di tahun 2026, peran admin website bukan sekadar “posting artikel”. Website telah menjadi kantor digital utama bagi banyak perusahaan. Jika tidak dikelola dengan benar, bukan hanya trafik yang turun, tapi keamanan data bisnis Anda juga terancam.
Artikel ini akan membedah lengkap rincian tugas admin website, kualifikasi yang dibutuhkan, serta perbandingan biaya antara merekrut karyawan tetap (in-house) versus menggunakan jasa profesional.
Apa Itu Admin Website?
Secara sederhana, admin website (Administrator Web) adalah orang yang bertanggung jawab atas operasional harian sebuah situs web. Mereka adalah “kuncen” yang memastikan website selalu bisa diakses, aman, dan kontennya relevan bagi pengunjung.
Bagi pemilik bisnis, memahami tugas admin website sangat penting agar Anda tidak salah ekspektasi—atau lebih parah lagi—salah merekrut orang dengan skill yang tidak sesuai.
7 Rincian Tugas Admin Website (Job Desk Utama)
Banyak yang mengira tugas admin hanya upload produk. Padahal, lingkup kerjanya mencakup teknis, konten, hingga keamanan. Berikut rinciannya:
1. Update Konten & Produk Rutin
Ini adalah tugas paling dasar. Admin bertanggung jawab mengunggah artikel blog, memperbarui deskripsi produk, mengganti banner promo, hingga memastikan harga yang tampil di website sudah sesuai dengan kebijakan terbaru.
2. Memastikan Keamanan Website (Security Monitoring)
Di era cyber crime yang makin marak, admin wajib memantau firewall, mengganti password secara berkala, dan melakukan scanning malware. Jika Anda ingin tahu betapa krusialnya hal ini, simak Panduan Keamanan Website dari Google.
3. Melakukan Backup Data Berkala
Apa jadinya jika website error setelah update? Tugas admin website adalah memastikan ada cadangan data (backup) harian atau mingguan. Jadi, jika terjadi fatal error, website bisa dipulihkan dalam hitungan menit.
4. Update Tema, Plugin, dan CMS
Platform seperti WordPress merilis update keamanan hampir setiap bulan. Admin harus melakukan update ini dengan hati-hati agar tidak terjadi konflik sistem yang membuat tampilan website berantakan (broken layout).
5. Monitoring Kecepatan (Speed Performance)
Pengunjung membenci website lambat. Admin bertugas mengecek kecepatan loading, melakukan kompresi gambar, dan membersihkan cache agar performa situs tetap prima.
6. Moderasi Komentar & Interaksi
Website yang aktif adalah website yang hidup. Admin bertugas membalas komentar pengunjung, menghapus komentar spam, dan meneruskan pesan dari formulir kontak ke tim sales.
7. Laporan Performa Bulanan
Pemilik bisnis butuh data. Admin harus bisa menyajikan laporan sederhana: Berapa pengunjung bulan ini? Halaman mana yang paling ramai? Apakah ada kendala teknis?
Skill yang Wajib Dimiliki Seorang Admin Website
Jika Anda berencana merekrut staf sendiri, pastikan kandidat menguasai tugas admin website berikut:
CMS Mastery: Menguasai WordPress, WooCommerce, atau platform yang Anda pakai.
Basic Coding: Paham dasar HTML/CSS untuk perbaikan tampilan ringan.
SEO Dasar: Mengerti cara penulisan judul, meta description, dan alt text gambar.
Copywriting: Mampu menulis kalimat promosi yang menarik dan bebas typo.
Basic Graphic Design: Bisa menggunakan Canva atau Photoshop untuk resize gambar agar tidak memberatkan server.
Dilema Bisnis: Rekrut Karyawan vs Jasa Kelola Website?
Ini adalah pertanyaan terbesar para pengusaha. “Lebih baik saya gaji karyawan atau sewa jasa?” Mari kita hitung matematikanya.

Opsi A: Rekrut Karyawan In-House
Jika Anda merekrut staf admin full-time, biaya yang harus Anda siapkan mencakup:
Gaji Pokok: Rata-rata UMR (Rp 4.500.000 – Rp 6.000.000).
Tunjangan & BPJS: Tambahan biaya operasional.
Perangkat Kerja: Laptop, meja, dan internet.
Training: Waktu Anda habis untuk mengajari mereka.
Opsi B: Menggunakan Jasa Admin Website Profesional
Alternatif cerdas di tahun 2026 adalah menggunakan layanan Jasa Kelola Website dari agensi.
Biaya: Jauh lebih hemat (Mulai dari Rp 1 Jutaan/bulan).
Skill: Dikerjakan oleh tim ahli (bukan 1 orang), jadi Anda dapat desainer, teknisi, dan penulis sekaligus.
Tanpa Ribet: Tidak perlu beli laptop atau bayar THR.
Jika Anda hanya butuh website yang terawat tanpa drama HRD, opsi kedua jelas lebih menguntungkan.
Solusi Hemat: Jasa Admin Website dari Enterpage
Anda tidak perlu pusing memikirkan tugas admin website yang rumit dan teknis. Biarkan Anda fokus mengembangkan bisnis, dan tim kami yang mengurus dapur digital Anda.
Enterpage Digital Solution menyediakan layanan Jasa Admin Website yang profesional dan terjangkau.
Apa yang Anda dapatkan di Enterpage?
Update Rutin: Kami pastikan konten dan produk Anda selalu fresh.
Keamanan Terjamin: Monitoring malware dan backup berkala.
Laporan Transparan: Anda terima laporan kinerja website setiap bulan.
Support Teknis: Jika ada error, tim teknis kami yang perbaiki, bukan Anda.
Kesimpulan
Memahami tugas admin website menyadarkan kita bahwa mengelola situs bisnis bukanlah pekerjaan sampingan. Ini butuh dedikasi, skill, dan waktu.
Jika anggaran Anda terbatas dan tidak ingin repot mengelola karyawan, menyerahkan tugas ini kepada Enterpage adalah keputusan investasi terbaik. Website terawat, bisnis melesat.
Butuh admin website tanpa gaji bulanan yang mahal? Cek paket hemat kami sekarang di halaman Jasa Maintenance WordPress. Kami siap menjadi tim support andalan bisnis Anda.




